33 Responses to “Buah Kemunting : Tumbuh Liar Boleh Langsung Petik”

  1. Nazri says:

    kalau saya gak salah liat, ini buah keraduduk bukan buah Kemunting karena seingat saya kalau buah Kemunting apabila telah matang isi buahnya merekah

    terima kasih
    Nazri

  2. Rozitayunani says:

    yang ini memang buah kemunting,kalau yang buahnya merekah bila sudah masak itu buah keletaan kata orang belitung,tapi ada yang mengatakan itu buah senduduk.udah lama ngak makan buah ini.

  3. Donna says:

    wew…wkt ku kecit ku suka metik buah ni,lah lame ok dak makan buah ni….

  4. maya siska says:

    dulu kami menamakan buah ini keraduduk atw keramunting

  5. eddie says:

    bener narzi ,,ikak salah gale,,tuh buah kraduduk,,banyak disungai liat dan parit 6

  6. hendy aliung says:

    Nama buah ini ada beberapa nama,klu sungailiat sampai air kenanga keraduduk or kemuduk klu kemunting buah yg mateng mekar n biasa mknan burung,dari merawang sampai pangkalpinang buah kemunting n yg mateng mekar mknan burung dipanggil kemuduk.

  7. Zusapta says:

    Unik!!! Asik!!! Kremunting!!! Kyaknya dblakang rmh msh ad dech phon e

  8. ega says:

    kalok di belitong name nye buah kremunting tuch…paling banyak di jalan2 nak ke ume…

  9. indra says:

    ya kl name di tmpt ku kemuduk hahaha mantep buat di taro di arak hemmmm slm buat anak2 bangka smue a

  10. Linda says:

    Kalau di Kal – Tim ni namanya buah “Karang Munting”. Biasa tumbuh di area kering dan berpasir. Bentuk tanamanx menyerupai semak2. Rasa buahx manis, kadang sedikit asam.

  11. Ape pun cerita e ni buah kremunting atau kemunting…..disungailiat dakde buah keraduduk yang ade buah kedebik, yang galek dimakan burung perbak…….

  12. airien defrie be says:

    keramunting.. enyak enyak.. hihi…
    daun e pacak jadi ubat sakit perut.. he.. like it.. ^_^

  13. yanozi says:

    Rodhomyrtus tomentosa, itu nama ilmiahnya. Tidak hanya di Babel nama lokalnya seolah-olah tertukar dengan Melastoma polyanthum, tapi juga di Aceh dan Sumbar. Orang Sumbar menyebutnya ‘karamuntiang'(ada juga yang menyebut Si Manieh), mirip dengan orang Belitung menyebutnya ‘keremunting(en), kermunting(en), kemunting(en) atau kemeruntinge(n), didasarkan pada faktanya buah ini jika masak buahnya bunting, anehnya di Aceh disebut ‘senduduk’ mirip dengan orang Bangka (umumnya) menyebutnya ‘keraduduk, kenduduk, kendu atau kemuduk’, konon karena kera-kera memakannya sambil duduk. Dalam bahasa Indonesia, ‘sendudu’atau senggani, harendong (Jabar) yang dimaksud adalah Melastoma polyanthum, yang dalam bahasa Belitung disebut ‘keleta’en’ karena jika matang buahnya pecah (ngeleta’), sebagian orang Bangka menyebutnya kedebik’ tapi ada juga yang menyebutnya kemunting (biasanya tanpa akhiran “an”, orang Belitung biasanya menambah akhiran “en”). Itulah fakta & realita nama-nama lokal tentang kedua jenis flora tersebut, sebagai keragaman bahasa, tidak masalah, cuma untuk sekedar tahu, namun jika diurut dari Aceh sampai Kalimantan memang lebih banyak menyebut Rodhomyrtus tomentosa dengan kata-kata yang berakar sama, yaitu ‘munting’ yang artinya ‘bunting’+ kera atau kero (yang artinya monyet). (yulian fakhrurrozi, etnobotanis)

  14. Wiwik says:

    ih jadi kangen kampung euy pengen pulang keBangka, main ditepi pantai nikmatin pemandangan alam …

  15. Wiwik says:

    wah buah nii kalau dibangka selatan bukan kemunting, tapi kernudok, kalau kemunting dia itam merkah kalau udah mateng, tapi kalau kernudok, kalau udah mateng merah dan empuk manizz

  16. ErwinLToruan says:

    Weeee,men buah tu di kobe name e,buah krementing…wah la lame dak makan tu…men duluk e semasa SD nyari nya dihutan plng sekolah klo mau mandi di sungai..hahahha,wawawawwawa..Jadi pengen pulang ke koba ouy….Salam Damai buat Anak Bangka…

  17. y akbar says:

    rate rate orang pengkal nyebut e “keraduduk”. daun bertestur halus. Kalo keramunting buah e warna merah, waktu tue pecah, tekstur daun berbulu halus. inget buah kayu tu jadi ingen pulaaaaang

  18. y akbar says:

    ya gara2 keramunting keraduduk, kita jadi berebut bernostalgia tentang masa indah dulu dan kampung halaman. salam semue untuk ika, kawan2 dari bangka, ke’ mika mika biak belitong…

  19. Joe says:

    Tetanggaku dari Bangka membawa bibit pohon keduduk ini, dan ditanam di Jakarta. Buahnya beturos di dahan pohon, rupanya sangat cocok ditanam di Jakarta ini.

  20. sampe sekarang kalo pulang masih suka ke belakang rumah, nyari buah ini ^^ kangen bangka..

  21. lastri says:

    Ni sih buang keraduduk, wkt agik kecit gati ngerawai mutik buah tu

  22. Anggi says:

    Lah lame dak makan buah ni.
    Di Jogja dak de 🙁

  23. siti nurbidawani says:

    auk. tu buah keraduduk, bukan keramunting

  24. eva says:

    di bangka barat ni kemunting 😀

  25. indah says:

    Ada yg tau ngg khasiat kemunting apa?

  26. widjianto says:

    SALAM SEJAGAT!.

    Di KALIMANTAN dikenal sebagai buah karamunting..ada dua sebutan hampir serupa yaitu Yang berbuah lonjong lancip, berkulit tebal, berdaun licin berwarna hijau saat muda dan merah saat matang/tua dan berbiji mirip biji tomat serta berasa manis disebut “karamunting” saja. Sedangkan yang berbatang dan berdaun kasar (berbulu), berbuah merah marun dan pecah saat tua/matang disebut “karamunting jawa”. Nah yang jenis ini yang sering saya jadikan obat radang tenggorokan dengan cara, gunakan selembar daun muda + garam sedikit lalu dikunyah, untuk batuk dan sakit perut 5 lembar direbus dg 1/2 gls air hingga menjadi 1/4 gls lalu diminum hangat2 dan masih banyak lagi.
    Tq

Leave a Reply

*